Sabtu, 26 September 2009

MULTI LEVEL MARKETING

Bila kia bicara mengenai sistem network marketing atau Multi Level Marketing (MLM) Banyak orang bilang itu hanya akan akan menguntungkan orang yang bergabung duluan, orang yang bergabung belakangan pasti jadi korban. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman tentang MLM. Tidak memehama perbedaan antara MLM dengan skema piramida, Investasi berantai, dan sistem binari.

Dalam bisnis MLM dibutuhkan kerja keras yaitu menjual produk dan mengembangkan jaringan , tidak hanya bergabung dan menunggu durian runtuh (kaya mendadak). Orang yang bergabung duluan tidak selalu lebih berhasil dan orang yang bergabung belakangan dapat lebih sukses dari para seniornya melalui kerja keas bersama jaringannya. Hal semacam ini tidak mungkin dalam sistem piramida dan sistem binari.

Bekerja sebagai karyawan atau penjual jasa seperti dokter, adalah menjadi pilihan kebanyakan orangdari dulu sampai saat ini, tetapi kebanyakan tidak memberikan kebebasan financial di masa mendatang. Seorag PNS atau pegawai negara memang mendapatkan pensiun, tetapi besarnya tidak bisa menentukan sendiri. Di MLM inilah jaminan kebebaan Financial/Pasive income. tapi semua itu harus diusahakan dan butuh kerja keras juga.

Sebagai seorang karyawan atau pemilik bisnis sendiri/investor jika anda menginginkan mendapatkan kebebasan finansial maka ikutilah sebuah MLM atau menjadi member sebuah MLM. Tetapi harus diperhatikan ikutilah yang benar-benar MLM, bukan money game, arisan berantai, atau sistem binari yang menggunakan kedok sebagai MLM

Senin, 06 April 2009

Melek Financial

Dunia telah berubah dengan cepat, tetapi nasihat orang tua kepada anaknyatidak berubah. "Belajarlah yang giat dan raihlah nilai yang tinggi dan kamu akan mendapat pekerjaanyang aman dan berupah tinggi". Nasihat itu mungkin berhasil untuk orang-orangyang lahir sebelum tahun 1960 an. tetapi nasihat itu mungkin jadi bencana bagi kita yang lahir pada jaman yang berubah dengan sangat cepat ini.

Mengapa nasihat itu berbahaya? Orang-orang cenderung bekerja untuk mendapat uang dan tidak cerdik secara finansial. Mereka bekerja untuk mendapat uang dan tidak belajar bagaimana uang mereka bekerja untuk menghasilkan uang lebih banyak lagi. Rasa takut tidak mempunyai uang menguasai mereka, setelah mendapat uang hasrat dan ketamakan muncul. lagi-lagi rasa takut tidak mempunyai uang menguasai mereka.

Memang tidak salah bekerja ada perusahaan sebagai karyawan, setelah mendapat uang sebaiknya mulailah membangun aset dan bukan liabilitas. Yang harus diketahui adalah definisi dari aset dan liabilitas, perbedaan antara keduanya itulah melek finansial. Penyebab utama kesulitan finansial adalah semata-mata tidak tau perbedaan antara aset dan liabilitas. Aset adalah sesuatu yang menaruh atau memasukkan uang kedalam saku. Liabilitas adalah sesuatu yang mengeluarkan uang dari saku. Melek financial adalah kemampuan untuk membaca dan memahami laporan financial.

Jumat, 06 Maret 2009

Perlombaan Tikus

Ada cerita tentang sepasang kekasih yang pintar, mereka berdua sama-sama kuliah di perguruan tinggi ternama. Mereka berprestasi di bidangnya masing-masing, dua sejoli itu menyelesaikan kuliahnya dengan cepat, tanpa ada mata kuliah yang diulang dan indeks prestasi yang sangat bagus.

Setelah selesai kuliah mereka bekerja di perusahaan besar dan bonafit, sesuai bidang mereka. Suatu jabatan yang tinggi dengan gaji yang gede, mereka berdua berbahagia karena sudah tercapai cita-citanya sejak kecil. Setelah bekerja mereka kemudian sering pergi bertemu dengan teman-teman mereka dan bersenang-senang juga berpesta. Belanja barang-barang mewah dan mahal tak ketinggalan, dan kartu kredit pun mulai dikoleksi.

Pasangan bahagia itu lalu merencanakan untuk menikah. Setelah menikah aktivitas hidup telah berubah sangat banyak, karena sekarang baik pria ( suami) maupun Wanita (istri ) bekerja. Dua penghasilan dalam sebuah keluarga tentu menggembirakan. Mereka merasa berhasil, masa depan cerah, dan mereka memutuskan untuk membeli rumah, mobil mewah, telivisi, berlibur, dan an punya anak. Pasangan bahagia itu memutuskan bahwa karir mereka sangat penting, mereka pun mulai bekerja lebih keras, mencari promosi dan kenaikan gaji.

Kenaikan gaji pun datang, anak yang diharapkan pun lahir sehingga membutuhkan rumah yang lebih besar lagi. Lalu mereka memutuskan untuk membeli rumah yang lebih besar lagi dan mewah dengan kredit bank. Mereka bekerja lebih keras lagi dan bersekolah lagi untuk bisa mendapatkan uang yang lebih banyak lagi. Penghasilanpun naik, tetapi pajak yang mereka bayar juga naik. Pajak rumah baru, pajak mobil mewah, pajak penghasilan dan lainnya. Mereka bertanya kemana larinya uang mereka?.

Anaknya semakin besar, kebutuhan hidup semakin meningkat, mereka membeli kebutuhan rumah tangga dengan kartu kredit. Mereka bekerja lebih keras lagi, untuk membayar pajak, hipotek bank, dan tagihan kartu kredit. Pasangan bahagia itu kini sekarang terperangkap dalam perlombaan tikus, mereka bekerja keras sepanjang hidup mereka





Sumber RICH DAD POOR DAD Robert T. Kiyosaki

Sabtu, 21 Februari 2009

Kemajuan Teknologi

Di zaman sekarang ini segalanya berubah, semakin maju di segala bidang. Ilmu Pengetahuan semakin luas teknologi semakin canggih. Sepuluh tahun yang lalu HP hanya dimiliki oleh orang-orang yang berkantong tebal saja. Di zaman sekarang HP sudah membudaya, bahkan anak kecil pun sudah memiliki HP.
Komputer juga semakin canggih, sisitem operasi komputer sekarang paling baru , Microsoft Windows 2007. Komputer atau leptop sudah bukan barang mewah, tapi sudah menjadi kebutuhan pribadi. Rasanya belum lengkap jika belum memiliki kendaraan , komputer/laptop, dan Handphone pribadi. Setiap orang dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan zaman, kalau tidak akan semakin jauh ketinggalan.
Dengan komputer/laptop kita bisa menjangkau seluruh dunia tentu saja dengan jaringan internet, kita bisa mendapatkan info tentang apa saja dari mana saja. Anak kecil pun sudah banyak yang jadi netter. wah masak yang gede kalah sama anak kecil. Bahkan dengan internet sekarang mempunyai peluang bisnis yang dahsyat, banyak para pembisnis internet dari yang perseorangan sampai perusahaan. dan juga banyak model bisnis di internet.
Kesimpulannya, ayo kita ikuti perkembangan zaman, jangan jadi orang gaptek, belajar dan belajar!.